Sabtu, 27 September 2014

aku disini terkapar akan segala tangisan dan pengalaman yang sangat mendera batin, ketika aku menangkap keraguan ku akan adanya tuhan aku sering lebih pasrah akan adanya ketidak adilan. sekian banyak orang disekitarku persisi sama dengan aku, aku lebih memilih diam bahkan menangis karena tidak berdaya untuk menampar keresahan mereka. aku, kamu dan mereka kita dalam satu garis bawah kemiskinan yang tak pernah ada akhirnya.

akan sampai kapankah ini semua berakhir, dan ketika aku menemui segala keindahan siang sehabis tidur kesiangan , aku sering kali merasa berdosa , karena meninggalkan shalat shubuh yang diperintahkan oleh tuhan yang maha esa. tak ada bedanya aku sama kamu kita terbebani oleh garis hidup yang sangat lelah.
sampai kapankah kita beranjak sadar menemukan kehidupan yang sangat indah di mata mereka yang sangat mahir menertawakan kita untuk hidup yang lebih damai.

aku kamu dan mereka kita harus bangkit diatas cinta .

Sabtu, 08 Maret 2014

kumpulan artikel tentang komputer dan masyarakat yang ramai di masyrakat

1. Webcam diinstall di ruang kelas agar orang tua dapat mengamati anak – anak mereka dari rumah atau tempat kerja via internet.

Webcam maupun CCTV adalah suatu komponen peripheral bagian dari komputer yang berupa kamera dan disambungkan ke suatu komputer server yang dapat diakses melalui komputer – komputer jejaring maupun internet. Webcam dan cctv camera dapat diletakkan pada tiap ruangan seperti kantor – kantor, supermarket maupun instansi – instansi pendidikan seperti sekolahan.
Tujuan dipasangkannya device tersebut adalah untuk beberapa hal misalnya:
Untuk pemantauan dari segala hal seperti menghindari kejahatan, memantau para pekerja dan juga untuk pemantauan seorang murid di sekolahan.
Menurut kami pemasangan webcam dan camera di ruang kelas diperlukan sekali jika untuk pemantauan dan menjaga penyelewengan dan ketidakseriusan seorang siswa pada saat di kelas. Sehingga bisa dilihat proses pembelajaran yang berlangsung .Kegiatan pembelajaran yang dapat dilihat akan sangat membantu para wali murid untuk kemajuan para anak – anak.

2. Perlunya guru mengirimkan catatan kepada orang tua lewat e-mail ketimbang memberikannya via siswa.
Seiring perkembangan teknologi informasi saat ini khususnya internet, pemanfaatan email sebagai media pengirim dan penerima informasi sangatlah tepat sekali apabila diimplementasikan sebagai media komunikasi antara guru dan orang tua siswa. Karena dengan e-mail guru dapat memberitahukan informasi tentang aktivitas putra-putrinya, surat izin, biaya sekolah tambahan, kemajuan siswa dan hal-hal yang bersifat mendesak secara real time, cepat dan tepat.
Beda halnya apabila guru memberikan catatan tersebut via siswa. Banyak resiko yang harus ditanggung. Dan kemungkinan tidak sampainya catatan ke tangan orang tua itu lebih besar, terlebih apabila catatan itu berupa surat teguran, kalau anak tersebut melanggar suatu aturan di sekolahnya. Selain itu banyak para siswa-siswi yang masih suka membohongi orang tua mereka. Misalnya dalam hal pembayaran, banyak siswa-siswi yang melebih-lebihkan SPP, pembelian buku, uang gedung mereka dengan tujuan mendapat uang saku tambahan. Atau dengan kata lain korupsi kecil-kecilan. Selain itu banyak orang tua khususnya di kota-kota besar yang sibuk dengan pekerjaannya, sehingga mereka jarang sekali atau bahkan tidak pernah berkomunikasi dengan putra-putri mereka. Sehingga dengan pemanfaatan e-mail segala resiko itu dapat diminimalisir. Selain itu Yahoo Messenger juga bisa diterapkan dalam hal ini. Tetapi alangkah baiknya apabila baik guru dan orang tua siswa mengenal satu sama lain secara nyata, yaitu melalui komunikasi tatap muka. Mungkin setiap satu semester sekali yaitu dalam pengambilan raport. Jadi pemanfaatan e-mail disini hanyalah sebagai media pelengkap dalam berkomunikasi saja. Karena kenyataannya disekitar kita banyak orang tua yang bahkan sama sekali belum mengenal apa itu komputer. Dan masih ada juga sekolah yang belum memiliki akses internet.
Jadi menurut kami hal itu dilihat situasi dan kondisi sekolah dan orang tua siswa terlebih dahulu. Apabila sekolah dan orang tua sudah tersedia akses internet dan mereka bisa memanfaatkannya maka hal itu bisa dilakukan dan akan memberikan dampak yang positif. Tetapi apabila belum tersedia maka hal itu belum bisa dilaksanakan.

3. Google: Teknologi Otak Virtual Mampu Kenali Suara

CALIFORNIA - Google telah memamerkan teknologi otak virtual awal tahun ini, yang memiliki kemampuan mengenali wajah seseorang. Bahkan, teknologi tersebut tidak hanya mampu mengenali wajah seseorang, tetapi juga kucing di video Youtube.

Kini, perusahaan yang berbasis di Mountain View Amerika Serikat itu mengabarkan bahwa teknologi otak virtual telah dikembangkan lebih lanjut. Sehingga, memiliki kemampuan mengenali suara (speech recognition).

Dinamakan "neural network" atau jaringan saraf, teknologi besutan Google ini diciptakan untuk bekerja seperti halnya otak manusia. Prinsip kerjanya, dengan mengomunikasikan sel dengan sel lainnya secara bebas, tanpa perlu input atau semacam perintah dari manusia.

Dalam pengembangan teknologi ke speech recognition ini, sistem akan mampu mengenali kata-kata lebih banyak serta lebih akurat. Teknologi ini juga dapat berfungsi untuk meminimalisir hal-hal buruk ketika pengguna menggunakan layanan speech Google.

"Kami mendapat antara 20 dan 25 persen peningkatan (perbaikan) dari kata-kata yang salah. Itu berarti bahwa lebih banyak orang akan memiliki pengalaman yang sempurna tanpa kesalahan," ujar Vincent Vanhoucke dari neural network Google, seperti dilansir T3, Minggu (14/10/2012).

Teknologi ini kabarnya juga akan membantu projek-projek masa depan seperti Google Project Glass dan pengembangan mobil yang mampu berjalan secara otomatis. Untuk saat ini, teknologi pengenalan suara neural network ini hanya akan bekerja dengan kata-kata atau ucapan bahasa Inggris (Amerika Serikat). Namun, diharapkan beberapa bulan ke depan teknologi tersebut mampu mendukung bahasa negara-negara yang lain.